Batam  

Harga Pertamax di Kepri Tembus Rp17.000 per Liter, Batam FTZ Masih Rp15.500

Avatar photo
Foto: Ilustrasi pom bensin (Getty Images/iStockphoto/Ziga Plahutar)
Foto: Ilustrasi pom bensin (Getty Images/iStockphoto/Ziga Plahutar)

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax masih menjadi perhatian masyarakat setelah penyesuaian harga yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026. Hingga Jumat (19/6), harga Pertamax di sejumlah daerah tercatat mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan daftar harga terbaru PT Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara kini berada di level Rp16.250 per liter. Angka tersebut naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp12.300 per liter.

Sementara itu, sejumlah daerah mencatat harga yang lebih tinggi. Di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara, Pertamax dijual hingga Rp17.000 per liter.

BACA JUGA:  PLN Batam Raih Penghargaan Commendation for the Best Disclosure of Human Capital di ajang ASRRAT 2025

Khusus di wilayah Kepulauan Riau, terdapat perbedaan harga antara daerah umum dan kawasan Free Trade Zone (FTZ). Pertamax di wilayah Kepri dipasarkan Rp17.000 per liter, sedangkan di kawasan FTZ Batam dijual Rp15.500 per liter dan FTZ Sabang Rp15.250 per liter.

Perbedaan harga BBM antarwilayah dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari biaya distribusi, kondisi geografis, hingga ongkos logistik pengiriman bahan bakar ke masing-masing daerah.

Untuk wilayah Sumatera, harga Pertamax berkisar antara Rp16.650 hingga Rp17.000 per liter. Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung berada pada level Rp16.650 per liter, sedangkan Sumatera Barat dan Riau mencapai Rp17.000 per liter.

BACA JUGA:  Penyambungan Pipa di Jalur Tanjung Sengkuang–Batu Merah. Ini Area Terdampak

Di Pulau Jawa, harga Pertamax seragam sebesar Rp16.250 per liter yang berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Harga yang sama juga berlaku di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, wilayah Kalimantan mencatat variasi harga mulai Rp16.650 hingga Rp17.000 per liter. Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur berada di angka Rp16.650 per liter, sedangkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara mencapai Rp17.000 per liter.

BACA JUGA:  Jadwal Kapal Roro Batam-Kuala Tungkal Jambi dan Harga Tiket

Untuk kawasan Sulawesi dan Papua, harga Pertamax relatif seragam di angka Rp16.650 per liter.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan harga BBM melalui aplikasi MyPertamina maupun kanal resmi perusahaan, mengingat harga BBM nonsubsidi dapat berubah mengikuti dinamika pasar energi global dan kebijakan pemerintah.

Kenaikan harga Pertamax kali ini menjadi salah satu penyesuaian terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan diperkirakan akan berdampak pada biaya transportasi serta aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *