Kepri  

GRAB, Moda Angkutan Darat Ternama Hadir di Karimun, Mulai Mengaspal 7 Desember

Avatar photo
Pengelola Grab Karimun, Fadli (berdiri) tengah mengamati proses pendaftaran calon driver Grab di Gedung Nasional, Selasa (2/12/2025). Foto SuryaKepri.co.id/YAHYA

KARIMUN, SURYAKEPRI.CO.ID – Moda transportasi angkutan darat penumpang ternama yakni Grab kini hadir di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Grab, moda transportasi berbasis digital tersebut direncanakan akan diluncurkan secara resmi di Karimun pada Sabtu (6/12/2025) malam dalam suatu acara bertempat di Nadira Café, Kelurahan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun.

Rencananya saat acara peluncuran tersebut, pihak pengelola Grab Karimun akan mengundang Bupati Karimun Ing H Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Tohap Siahaan.

“InsyaAllah, Grab akan secara resmi diluncurkan pada Sabtu, 6 Desember 2025 malam, ba’da Isya bertempat di Nadira Café, Kelurahan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun. InsyaAllah kami akan undang pak Bupati, pak Wabup dan Plt Kadishub pak Tohap,” ujar Pengelola Grab Karimun, Fadli, Selasa (2/12/2025) sore.

Pada malam peluncuran tersebut, Fadli mengatakan, pihaknya turut menggelar penggalangan donasi bagi para korban bencana alam banjir bandang dan longsor di Pulau Sumatera.

“Selain promosi, pada peluncuran Grab nanti kami juga akan menggalang donasi bagi saudara-saudara kita para korban bencana alam banjir bandang dan longsor di Pulau Sumatera. Kami mempersilahkan warga Kabupaten Karimun khususnya Pulau Karimun Besar untuk datang meramaikannya,” ujar Fadli.

BACA JUGA:  Rutan Karimun Sukses Panen 180 Kg Kangkung Hasil Program Pembinaan WBP

Saat ini segala sesuatu tengah dipersiapkan pihak Grab Karimun dalam rangka acara peluncuran secara resmi operasional Grab di Karimun.

Diantaranya pengelola Grab Karimun tengah membuka pendaftaran sebagai driver Grab baik Car maupun Bike.

Sementara ini, total sudah mendaftar sebanyak 104 calon driver bike dan sekitar 70 driver car.

“Sementara hingga siang ini sudah mendaftar sebanyak 104 orang calon driver untuk bike atau sepeda motor dan driver car atau mobil sekitar 70 orang,” beber Fadli.

Bagi warga Karimun yang tertarik menjadi driver Grab Karimun, Fadli mempersilakan untuk datang ke Kantor Grab Karimun di kompleks pertokoan simpang lampu merah, Villa, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing.

“Kantor kita ada di kompleks pertokoan simpang lampu merah Villa Kapling,” ungkap Fadli.

Rencananya, sambung Fadli, Grab Karimun akan memberikan harga tarif promo mulai saat peluncuran Grab Karimun nanti yakni Rp 10 ribu untuk car dan Rp 7.500 untuk bike.

“Harga normalnya itu Rp 17 ribu untuk car dan Rp 9.500 untuk bike,” ungkap Fadli.

Untuk penghasilan bagi para driver Grab Karimun sendiri, Fadli mengungkapkan dipotong sebesar 20 persen untuk sekali transaksi.

BACA JUGA:  Penggantian Shock Pipe di Tangki Ozon Bukit Senyum, Ini Area Terdampak Aliran Air

Manajemen juga berencana memberikan penghargaan berupa gratis ganti oli bagi 10 driver Grab dengan orderan terbanyak.

Tidak hanya itu, manajemen juga akan membantu pengurusan SIM yang sudah habis masa berlaku bagi para driver Grab.

“Cuman 20 persen  itu tidak mutlak kita ambil untuk Grab sendiri, ada pengembalian seperti contoh kita bikin 10 driver orderan terbanyak itu akan kita buat gratis ganti oli, lumayan loh satu kali ganti oli mungkin kita ganti setengah sampai Rp 400 ribu kalikan 10 driver Rp 4 juta, itu kita kembalikan lagi supaya memicu para driver itu tidak melakukan offline. Motor begitu juga nanti yang sim-nya mati atau yang belum ada tim kita coba nanti kolaborasi kalau memang bisa dengan pihak lantas kita bikinkan secara kolektif,” kata Fadli.

Perihal keamanan dan kenyamanan, Fadli mengatakan, pihaknya sangat menjaga sekali dikarenakan brand Grab sudah berskala internasional.

Untuk keamanan, Fadli menyebut para driver Grab ketika verifikasi untuk kerja menggunakan verifikasi foto wajah sehingga lebih safety.

“Dengan verifikasi foto wajah itu, tidak bisa driver tuh misalnya mobilnya Avanza terus yang datang mobil Agya terus drivernya si Fulan yang datang bukan si Fulan, nah itu tidak bisa dilakukan jadi untuk kenyamanan keamanan customer saya rasa mungkin lebih aman dan lebih nyaman karena mungkin hampir seluruh masyarakat tahu bahwasanya aplikasi grab itu memang oke,” kata Fadli.

BACA JUGA:  PT Timah Tbk Gelar Sosialisasi Anti Bullying di Karimun 

Rangkul Ojek Pangkalan

Pada kesempatan itu, Fadli selaku pengelola Grab Karimun juga mengungkapkan pihaknya akan merangkul para ojek pangkalan dan supir taksi konvesional.

Hal itu demi menghindari konflik perebutan penumpang antara kedua pihak di masa akan datang.

“Kita juga sudah coba rangkul seperti kawan-kawan kita di taksi pelabuhan, ojek pangkalan kita akan coba rangkul supaya apa nanti di bawah di lapangan itu tidak terjadi sesuatu yang tidak baik untuk Kabupaten Karimun,” kata Fadli.

Fadli berharap, kehadiran Grab tidak membuat gejolak yang menimbulkan sesuatu yang tidak baik untuk para driver itu sendiri.

“Saya berharap kami khususnya dari Grab tidak menginginkan hal-hal yang tidak baik terjadi. Kami akan berusaha merangkul siapapun sesuai dengan aturan yang berlaku supaya Karimun semakin maju,” tutupnya. (*)

Penulis: Rachta Yahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *