Kepri  

Karimun Kota Layak Anak tapi Kekurangan Taman Bermain Anak, Bupati: Akan Kami Rancang!

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah didampingi Wabup Karimun Rocky M Bawole memberikan keterangan pers usai menghadiri sebuah acara di Coastal Area, Sabtu (10/1/2025) pagi. Foto SuryaKepri.co.id/YAHYA

KARIMUN, SURYAKEPRI.CO.ID – Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) pernah mendapat predikat Kota Layak Anak (KLA) Pratama tahun 2023 dari pemerintah pusat.

Penghargaan itu diperoleh setelah Karimun dinilai berhasil dalam pelayanan dan perlindungan anak.

Namun penghargaan itu belum mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Salah satunya, Karimun masih minim taman bermain untuk anak.

Taman Hijau dan Asri di seberang RSUD Muhammad Sani, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing sebagai salah satu taman bermain untuk anak saat ini kondisinya cukup memprihatinkan.

Sejumlah fasilitas di sana sudah banyak yang rusak dan hingga sekarang belum diperbaiki.

Padahal taman tersebut cukup representatif jika dikelola dengan optimal mengingat posisinya yang mudah diakses masyarakat.

Selain itu taman tersebut juga berhadapan langsung dengan danau yang membuat suasana cocok untuk dijadikan tempat rekreasi.

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah ketika dikonfirmasi perihal itu mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah memiliki wacana untuk membuat taman bermain.

Bahkan taman bermain yang diwacanakan tersebut tidak hanya untuk anak-anak tapi juga bisa untuk orang tua dan pedagang serta dikombinasikan dengan sarana olahraga.

“Kami punya wacana bikin taman-taman bermain di tiap desa dan kelurahan yang multi fungsi untuk tempat bermain anak, untuk berolahraga dan bahkan malamnya bisa untuk berjualan. Kapan mulainya? Kami akan rancang, ini sebenarnya persoalan dana saja, nanti pak Sekda akan rancang buat kita,” kata Iskandarsyah usai menghadiri sebuah acara di Coastal Area, Sabtu (10/1/2026) pagi.

Bupati sepakat, sarana dan prasarana seperti taman bermain yang dikombinasikan dengan sarana olahraga tersebut diperlukan untuk membantu generasi sekarang yakni Generasi Z untuk menyalurkan potensinya. 

“Ruang-ruang seperti itu perlu kita buka terutama untuk generasi Gen-Z, kawula muda untuk menjadi ruang bagi mereka mengekspresikan diri mereka,” pungkasnya Bupati. (*)

Penulis: Rachta Yahya 

Exit mobile version