Kepri  

Keluarga Eks Sekretaris KPU Karimun Datangi Mapolres, Minta Kejelasan Kasus Tanjung

Avatar photo
Keluarga eks Sekretaris KPU Karimun memberikan keterangan pers usai mendatangi Mapolres Karimun mempertanyakan perkembangan laporan polisi mereka terhadap LSM, Ahmad Iskandar Tanjung alias Tanjung Buser, Senin (29/12/2025). Foto SuryaKepri.co.id/YAHYA

KARIMUN, SURYAKEPRI.CO.ID – Perseteruan antara NK, eks Sekretaris KPU Karimun dengan LSM Ahmad Iskandar Tanjung alias Tanjung Buser masih terus bergulir.

Terbaru, sejumlah anggota keluarga NK, eks Sekretaris KPU Karimun ‘menggeruduk’ Mapolres Karimun, Senin (29/12/2025) pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Mereka datang untuk menanyakan perkembangan laporan polisi yang mereka buat pada 3 Desember 2025 lalu dengan terlapor Ahmad Iskandar Tanjung alias Tanjung Buser, seorang LSM.

Sebelumnya, NK eks Sekretaris KPU Karimun melaporkan Ahmad Iskandar Tanjung alias Tanjung Buser ke Satreskrim Polres Karimun dengan dugaan penipuan, pemerasan dan pelecehan seksual.

Laporan mereka tercatat dengan LP No: B/SP2HP/98/XII/RES.1.11./2025/SATRESKRIM POLRES KARIMUN, tertanggal 3 Desember 2025.

Namun hampir sebulan, pihak keluarga pelapor belum memperoleh perkembangan laporan mereka dari Satreskrim Polres Karimun.

BACA JUGA:  Istri Wakil Gubernur Kepri Nenny Dwiyanna Nyanyang Terpilih Jadi Ketua IWSS Kepri

Hal itu menjadi latar belakang akhirnya mereka mendatangi Mapolres Karimun dengan harapan bisa bertemu Kasatreskrim Polres Karimun AKP Denny Hartanto, SIK.

Alih-alih bertemu Denny, pihak keluarga NK justru diterima Kasat Intelkam Polres Karimun di ruang Sat Intelkam, Senin.

Seorang anggota keluarga NK mengatakan, Kasatreskrim AKP Denny Hartanto berdalih dirinya tengah rapat sehingga meminta Kasat Intelkam Polres Karimun menemui mereka.

“Katanya Kasatreskrim lagi ada acara (rapat), kami akhirnya ditemui Kasat Intel,” ujarnya.

Usai pertemuan dengan Kasat Intelkam Polres Karimun, perwakilan keluarga eks Sekretaris KPU Karimun yakni Zuhdiano menjelaskan, maksud kedatangan mereka ke Mapolres Karimun ialah untuk mengawal proses penyelidikan kasus dengan terlapor Ahmad Iskandar Tanjung alias Tanjung Buser.

“Maksud kedatangan kami ke Polres Karimun hari ini ialah untuk mengawal proses penyelidikan terhadap kasus dugaan penipuan, pemerasan dan pelecehan yang kami laporkan,” ujar anggota DPRD Karimun periode 2014-2019 itu.

BACA JUGA:  RESMI! SPPG Sei Raya Ditutup Sementara, 3.783 Orang Penerima Terdampak

Ia melanjutkan, pihak pelapor tidak hadir saat ini dikarenakan suatu hal sehingga dirinya yang hadir ke Polres Karimun.

“Tadi kami sudah ketemu dengan Kasat Intelkam dan mereka menjelaskan bahwa laporan kami tersebut sedang diproses,” sebutnya.

Terkait beredarnya foto diduga transferan sejumlah uang dari NK ke terlapor Ahmad Iskandar Tanjung alias Tanjung Buser, Zuhdiono membenarkannya.

Ia bahkan menyebut bukti transferan tersebut juga dilampirkan sebagai barang bukti saat membuat laporan polisi ke Satreskrim Polres Karimun.

“Yang jelas kami mengapresiasi proses penyelidikan yang sedang berjalan sambil kami akan terus mengawal perkembangannya kedepan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Tiba di Batam Setelah Berlayar 39 Hari, Tim Ekspedisi Pelayaran Unhas Disambut KKSS Kepri

Sementara itu Kasatreskrim AKP Denny Hartanto melalui Kepala Seksi Humas Polres Karimun Iptu Jordan Manurung mengatakan, laporan NK masih dalam penyelidikan.

“Laporannya sudah masuk ke Satreskrim Polres Karimun dan sedang dilakukan penyelidikan, kami saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, ada beberapa saksi yang masih belum bisa di datangkan karena posisinya sekarang sedang berada di luar Kabupaten Karimun,” ujar Jordan.

Menurut Jordan, untuk di tingkatkan ke penyidikan dan penetapan tersangka, pihaknya harus mengumpulkan minimal dua alat bukti terlebih dahulu.

“Saksi yang sudah kami lakukan pemanggilan saat ini 3 orang, salah satunya ada oknum pengacara berinisial R yang saat ini belum hadir karena posisinya masih di luar Kabupaten Karimun,” tandasnya. (*)

Penulis: Rachta Yahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *