KARIMUN, SURYAKEPRI.CO.ID – Kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar ditunjukkan oleh PT Arga Alam Pongkar (AAP), Minggu (11/10/2026).
Perusahaan tambang yang baru berdiri di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) itu melakukan bedah atau renovasi rumah warga di Teluk Lekop, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.
Meski belum produksi namun tidak menyurutkan niat PT AAP untuk menggelar aksi kemanusiaan dengan merenovasi rumah warga yang rusak.
Dalam kegiatan bedah rumah itu, PT AAP menyerahkan bantuan berupa uang untuk biaya rehab rumah milik warga bernama Syaini, warga RT 1, RW 4, Teluk Lekop, Desa Pongkar.
Tidak hanya itu, pada kesempatan yang sama PT AAP juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako sebanyak 29 paket untuk masyarakat RT01/RW04, Teluk Lekop, Desa Pongkar.
Turut hadir dalam bakti sosial PT AAP itu Bupati Karimun Ing Iskandarsyah.
Orang nomor satu di Bumi Berazam itu mengapresiasi program kepedulian sosial yang ditaja PT AAP tersebut.
Menurut Bupati, kegiatan penyaluran bantuan sosial PT AAP itu terasa istimewa karena bertepatan dengan momentum penting daerah yakni HUT ke-27 Kabupaten Karimun yang diperingati setiap 12 Oktober.
“Program seperti ini yang kami harapkan untuk membantu masyarakat. Momen ini cukup baik, apalagi bertepatan satu hari sebelum Hari Jadi Kabupaten Karimun ke-27,” ujar Bupati saat meresmikan penyerahan bantuan di lokasi acara, Minggu pagi.
Upaya PT AAP tersebut mendapat atensi positif dari Bupati Karimun Ing Iskandarsyah dan berharap bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Karimun.
Iskandarsyah menyebut PT AAP bersedia berkontribusi nyata bagi masyarakat lingkar tambang meski tahap produksi belum dilakukan PT AAP.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain, walaupun kami yakin yang lain juga sudah berbuat banyak tapi yang menarik dari perusahaan ini, mereka belum menghasilkan tapi sudah punya tanggung jawab terhadap lingkungan. Ini yang perlu kita apresiasi karena menjadi contoh yang baik,” beber Iskandarsyah.
Bupati Karimun juga menegaskan pentingnya keberadaan perusahaan tambang dalam menyokong kesejahteraan masyarakat lokal.
Ia mengutip Pasal 33 Ayat 3, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 tentang kekayaan alam dikelola harus bermuara pada kesejahteraan rakyat.
“Pada prinsipnya, di mana lokasi pertambangan berada, kami berharap perusahaan bisa terus membantu masyarakat sekitar. Kita sering ingatkan, sesuai UUD Pasal 33 ayat 3, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dipergunakan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat,” ungkap Iskandarsyah.
Dalam kesempatan yang sama, General Manajer (GM) PT AAP, Firza Nugraha didampingi Kepala Teknik Tambang (KTT) Agusta Kurniawan menyatakan, aksi sosial itu merupakan bentuk komitmen awal keberadaan perusahaan di tengah-tengah warga Desa Pongkar.
“Kami tetap berkomitmen, apa yang perlu kita bantu akan kita bantu, apalagi kami berkegiatan di Desa Pongkar,” kata pria yang akrab disapa Wawan.
Ia menceritakan, kondisi awal rumah Syaini memang memerlukan perbaikan mendesak di berbagai sisi.
Hal itu yang menggugah kepedulian manajemen PT AAP untuk bertindak cepat.
“Tentu bantuan seperti hari ini perlu kami berikan. Rehab rumah yang tadinya banyak sekali kekurangan, kita tergerak untuk memberi. Walaupun tidak mewah, tapi layak huni, itu yang kita coba berikan,” jelasnya.
Agusta berharap program sosial ini tidak berhenti sampai di sini saja.
Pihaknya berencana melanjutkan aksi serupa secara berkesinambungan di masa mendatang.
“Ke depan, semoga banyak rumah-rumah lain yang bisa kita rehab, yang tujuannya untuk membantu masyarakat di sekitar area perusahaan,” tutupnya.
Sementara itu Humas PT AAP, M Roma Ardadan menyebutkan, PT AAP akan terus bertindak untuk peduli kepada masyarakat disekitar tambang.
Roma menyebut meski PT AAP belum berada pada tahap produksi namun kegiatan-kegiatan serupa akan terus dilakukan dengan tentunya berasaskan perencanaan.
“Di dalam kegiatan sosial tentunya ada hal-hal yang ditemui dan tak bisa menunggu, seperti kondisi rumah warga yang kami dapati langsung dilapangan mengalami rusak parah, dari situlah kami terus berbuat dengan melakukan tindak cepat untuk melakukan bedah rumah yang kami putuskan untuk segera dikerjakan. Namun tentunya kami juga memohon maaf jika dalam pengerjaan bantuan dilapangan tentunya ada yang tidak sempurna, sebagai perusahan kami tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat disekitar area tambang,” tutupnya. (*)
Penulis: Rachta Yahya
