Kepri  

Seorang Wanita Muda Tewas Loncat dari Lantai 3 Hotel di Kundur, Diduga Dipicu Bertengkar dengan Suami

Avatar photo
Warga mengerumuni jenazah Nia Ramadhani (21), korban bunuh diri dengan cara loncat dari lantai 3 sebuah hotel di Tanjungbatu, Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (17/12/2025) pagi. Foto SuryaKepri.co.id/IST

KARIMUN, SURYAKEPRI.CO.ID – Seorang wanita muda berusia sekitar 21 tahun didapati tewas di Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (17/12/2025) pagi sekira pukul 07.00 WIB.

Wanita muda yang kemudian diketahui bernama Nia Ramadhani tersebut tewas diduga bunuh diri dengan cara loncat dari lantai 3 sebuah hotel di jalan Usman Harun, Nomor 65, RT 001 RW 001, Kelurahan Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Karimun, Kepri.

Peristiwa tersebut sontak membuat heboh Kundur, terlebih kejadiannya pada pagi hari saat warga baru akan memulai aktifitas mereka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban yang merupakan warga kelahiran Kundur, 25 September 2004 tersebut nekad mengakhiri hidupnya diduga dipicu pertengkaran dengan suaminya berinisial Ew.

BACA JUGA:  Dua Rumah Warga di Kundur Barat Rusak Ditimpa Pohon Tumbang 

“Korban sebelum loncat sempat terdengar marah-marah ditelepon, katanya lagi ribut sama suaminya berinisial Ew,” ujar narasumber SuryaKepri.co.id, Rabu.

Hanya saja belum diketahui pemicu pasangan suami-istri tersebut bertengkar hingga berujung Nia Ramadhani nekad mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari lantai 3 sebuah hotel di Tanjungbatu, Kundur.

Pihak kepolisian dari Polsek Kundur dikabarkan masih mendalami kejadian tersebut.

Sejumlah saksi sudah diperiksa. Mereka diantaranya para rekan korban berjumlah 4 orang.

Petugas juga dikabarkan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil sejumlah barang bukti seperti pakaian korban dan satu unit handphone milik korban.

BACA JUGA:  Pengurus KPK Periode 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Surya: Misi Kami Salurkan Tenaga Kerja Bagi Anak-anak Karimun

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian berawal ketika korban bersama empat kawannya berada di sebuah hotel di jalan Usman Harun, Tanjung Batu, Rabu pagi.

Keempat rekan korban yakni VYA,  seorang perempuan berusia 18 tahun, AP, perempuan usia 30 tahun, SK seorang perempuan berusia 19 dan ME (20) seorang pria.

Korban bersama saksi VYA dan ME tengah berada di dalam kamar hotel nomor 303.

Di dalam kamar itu, korban tengah berbicara dengan seseorang via handphone dengan nada marah.

Melihat itu, saksi ME pergi ke toilet untuk buang air sedangkan saksi VYA pergi ke kamar 310 untuk memberitahu saksi AP dan SK bahwa korban tengah ribut dengan suaminya di telepon.

BACA JUGA:  PT Timah Tbk Gelar Sosialisasi Anti Bullying di Karimun 

Mendengar itu, saksi VYA, AP dan SK mendatangi kamar korban namun korban sudah tidak berada di kamar dan jendela kamar sudah dalam keadaan terbuka. 

Ketiganya kemudian mencari korban dengan turun ke lobby hotel.

Setibanya di parkiran hotel para saksi dibuat terkejut mendapati korban sudah tergeletak dengan posisi terlentang dan posisi handphone di sebelah kanan tubuh korban. 

Saksi AP kemudian menghubungi keluarga korban untuk memberitahukan peristiwa tersebut.

Sementara saksi ME pergi ke RSUD Tanjungbatu untuk meminta pertolongan medis dan ambulans, sedangkan saksi 3 melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kundur. (*)

Penulis: Rachta Yahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *