Pertemuan Portugal melawan Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 tak sekadar menjadi perebutan tiket ke perempat final. Laga yang akan berlangsung di Dallas, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB ini juga menjadi babak terbaru dari salah satu rivalitas paling panjang dan bergengsi di sepak bola Eropa, yakni Derbi Iberia.
Rivalitas kedua negara telah berlangsung lebih dari satu abad. Pertemuan perdana terjadi pada 18 Desember 1921 di Madrid, saat Spanyol mengalahkan Portugal dengan skor 3-1 dalam laga persahabatan.
Hingga kini, kedua tim telah bertemu sebanyak 41 kali, terdiri dari 29 pertandingan persahabatan dan 12 laga kompetitif. Duel di Piala Dunia 2026 akan menjadi pertemuan ke-42 dalam sejarah.
Berikut enam pertandingan paling bersejarah antara Portugal dan Spanyol.
1. Final UEFA Nations League 2025: Portugal Juara Lewat Adu Penalti
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada final UEFA Nations League 2025 di Munich, Jerman.
Spanyol sempat dua kali unggul melalui gol Martin Zubimendi dan Mikel Oyarzabal. Namun Portugal mampu menyamakan kedudukan lewat Nuno Mendes dan Cristiano Ronaldo sehingga pertandingan berakhir 2-2 hingga babak tambahan.
Dalam adu penalti, Portugal tampil sempurna. Goncalo Ramos, Vitinha, Bruno Fernandes, Nuno Mendes, dan Ruben Neves sukses menjalankan tugas, sementara eksekusi Alvaro Morata gagal. Portugal pun menang 5-3 dan keluar sebagai juara.
2. Piala Dunia 2018: Hattrick Bersejarah Cristiano Ronaldo
Salah satu laga terbaik dalam sejarah Piala Dunia tersaji pada fase grup edisi 2018 di Rusia.
Cristiano Ronaldo mencetak hattrick, termasuk gol tendangan bebas spektakuler pada menit-menit akhir yang memastikan skor imbang 3-3.
Di kubu Spanyol, Diego Costa mencetak dua gol, sedangkan Nacho Fernandez menyumbang satu gol melalui tendangan voli indah dari luar kotak penalti.
3. Semifinal Euro 2012: Ronaldo Tak Sempat Menendang Penalti
Portugal dan Spanyol bermain tanpa gol selama 120 menit pada semifinal Euro 2012 di Donetsk, Ukraina.
Laga harus ditentukan melalui adu penalti. Cristiano Ronaldo dijadwalkan menjadi penendang kelima Portugal, namun tidak pernah mendapat kesempatan karena Joao Moutinho dan Bruno Alves gagal lebih dulu.
Spanyol akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti sebelum mempertahankan gelar juara Eropa.
4. Piala Dunia 2010: Gol David Villa Antar Spanyol Juara Dunia
Pada babak 16 besar Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Spanyol menyingkirkan Portugal dengan kemenangan tipis 1-0.
Gol tunggal dicetak David Villa pada menit ke-63 setelah memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan kiper Eduardo.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu langkah penting Spanyol menuju gelar juara dunia pertamanya.
5. Euro 2004: Portugal Akhiri Kutukan
Euro 2004 menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Portugal.
Bermain sebagai tuan rumah, Portugal wajib menang atas Spanyol untuk lolos dari fase grup. Gol tunggal Nuno Gomes membawa Portugal menang 1-0 sekaligus mencatat kemenangan pertama atas Spanyol dalam pertandingan resmi.
Hasil itu mengantar Portugal lolos sebagai juara grup, sementara Spanyol harus angkat koper lebih awal.
6. Kualifikasi Piala Dunia 1934: Kekalahan Terbesar Portugal
Salah satu hasil paling mencolok dalam sejarah Derbi Iberia terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 1934.
Bermain di Madrid, Spanyol menghancurkan Portugal dengan skor telak 9-0. Isidro Langara mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut.
Pada leg kedua di Lisbon, Spanyol kembali menang 2-1 untuk memastikan tiket ke putaran final.
Rivalitas Berusia Lebih dari Satu Abad
Kini, Portugal dan Spanyol kembali dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Portugal melaju ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Kroasia, sedangkan Spanyol memastikan tempat usai mengalahkan Austria.
Dengan sejarah yang dipenuhi pertandingan dramatis, gol-gol ikonik, dan adu penalti yang menegangkan, Derbi Iberia edisi Piala Dunia 2026 diprediksi kembali menghadirkan duel sengit. Selain memperebutkan tiket ke perempat final, laga ini juga menjadi ajang mempertaruhkan gengsi dua kekuatan sepak bola di Semenanjung Iberia yang telah bersaing selama lebih dari 100 tahun.














