KARIMUN, SURYAKEPRI.CO.ID – Angin segar investasi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
PT Grace Rich Marine (GRM), perusahaan asal Tiongkok dikabarkan bakal melanjutkan rencana menanamkan investasi mereka di Kabupaten Karimun, Kepri.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Karimun Ing Iskandarsyah.
Ditemui di rumah dinasnya, Iskandarsyah mengatakan, perwakilan PT GRM sudah menemui dirinya belum lama ini.
Pada pertemuan itu, perwakilan PT GRM tersebut menyampaikan keinginan Tiongkok untuk melanjutkan rencana investasi mereka yang sempat mandek selama 6 tahun sejak tahun 2019.
“Perwakilan PT Grace Rich Marine sudah menemui saya. Kepada saya, ia menyampaikan bahwa mereka berencana untuk melanjutkan investasi mereka di Karimun. Tentu saya sangat menyambut baik niat mereka tersebut,” ujar Iskandarsyah, Kamis (30/10/2025) sore.
Pada kesempatan itu, PT GRM juga mengungkapkan kepada bupati kalau mereka membutuhkan pasokan listrik mencapai 2 Mega Watt (MW).
“Mereka butuh pasokan tenaga listrik mencapai 2 Mega Watt,” ungkap Iskandar.
Merespon permintaan mereka perihal pasokan listrik tersebut, Iskandar mengatakan segera meminta penyuplai listrik swasta yakni PT Karimun Power Plant untuk mempersiapkan diri.
“Kalau tidak sanggup, kita akan coba tawarkan kepada PLN. Kita pokoknya mau yang cepat,” ujar Iskandar.
Rencananya PT GRM akan memulai kembali pembangunan sekitar April 2026.
PT GRM rencananya bergerak di bidang galangan kapal atau shipyard dan penyediaan kawasan industri terpadu seluas 20 hektare.
“Mulai bangun April 2026 di area lahan seluas 20 hektare,” ujar Iskandar.
Apabila terwujud, Iskandar memperkirakan PT GRM akan menyerap tenaga kerja mencapai 5 ribu orang.
Pihaknya akan berupaya membantu PT GRM dalam menanamkan investasi di Kabupaten Karimun.
Salah satunya persoalan ketersedian lahan. yang kerap terjadi tarik-ulur dengan warga pemilik lahan.
“Kita akan bantu selesaikan,” ujar Iskandar terkait persoalan lahan yang kerap terjadi tarik-ulur dengan warga.
Bupati Karimun itu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Karimun agar senantiasa mendukung investasi.
“Minimal dengan turut menjaga iklim usaha yang sehat dan situasi keamanan yang kondusif agar investor nyaman menanamkan investasi mereka di daerah kita,” ujar Iskandar. (*)
Penulis: Rachta Yahya
