PANGKALPINANG, SURYAKEPRI.CO.ID – PT Timah (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan perusahaan maupun anak usaha PT Timah.
Itu setelah ramai beredar di pelbagai platform media sosial (medsos) seperti grup percakapan WhatsApp dan sosmed lainnya yang mengatasnamakan PT Timah (Persero) Tbk tengah membuka penerimaan karyawan.
Modus yang digunakan pelaku yakni mengirimkan undangan wawancara kerja (interview) yang dibuat menyerupai surat resmi perusahaan.
Selanjutnya, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya transportasi, akomodasi, administrasi, maupun keperluan lainnya yang dijanjikan akan diganti kemudian hari.
Department Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan memastikan itu adalah modus penipuan.
Anggi memastikan saat ini, PT Timah tidak sedang membuka penerimaan karyawan.
Oleh karena itu, dirinya meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang beredar melalui pesan singkat, media sosial, maupun pihak-pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“PT Timah (Persero) Tbk menyampaikan bahwa saat ini perusahaan tidak sedang membuka rekrutmen atau penerimaan karyawan baru,” ujar Anggi Siahaan, Kamis (14/5/2026).
Sebaliknya Anggi mengatakan, seluruh informasi terkait rekrutmen karyawan hanya diumumkan melalui kanal resmi PT Timah yakni www.timah.com dan media sosial resmi @officialtimah.
Selain itu, manajemen juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi rekrutmen dan tidak tergiur dengan tawaran pekerjaan yang meminta sejumlah uang, menjanjikan kelulusan, maupun mengatasnamakan pejabat perusahaan.
Lebih lanjut, Anggi menambahkan, setiap proses rekruitmen tidak dipungut biaya apapun.
Seluruh proses rekrutmen diumumkan dan dilaksanakan secara resmi melalui kanal resmi perusahaan.
“Masyarakat diharapkan lebih bijak dan teliti agar tidak menjadi korban penipuan,” pesan Anggi
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi terkait lowongan kerja. (*/)
Penulis: Rachta Yahya







