abh, Batam  

Waduk Nongsa Mengalami Penyusutan, Konsumen Diminta Bijak Gunakan Air

BATAM, SURYAKEPRI.CO.ID – Ketersediaan air bersih di Kota Batam sangat bergantung pada sumber air baku yang berasal dari waduk tadah hujan. kondisi cuaca dan tingkat curah hujan memiliki pengaruh besar terhadap jumlah air yang dapat diolah dan didistribusikan kepada pelanggan.

Ketersediaan air baku di Waduk Nongsa mengalami penyusutan dikarenakan kurangnya curah hujan yang jatuh di area tangkapan air waduk sehingga produksi IPAM Nongsa tidak maksimal, PT Air Batam Hilir berkoordinasi dengan BU SPAM BP Batam mengoptimalkan suplai air dari IPAM lain guna menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan yang berpotensi menyebabkan terjadinya pergeseran jam layanan

Penggunaan air yang bijak dan seperlunya akan membantu menjaga ketersediaan pasokan bagi seluruh pelanggan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang memengaruhi sumber air baku.

PT Air Batam Hilir selaku operator dan maintenance berkoordinasi dengan BU SPAM BP Batam menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air kepada pelanggan dampak penyusutan waduk Nongsa.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah Skenario Nongsa, melalui pengaturan dan optimalisasi jalur distribusi air di wilayah Nongsa, sebagai konsekuensinya, penyesuaian jam layanan berpotensi terjadi, khususnya bagi pelanggan yang berada di area elevasi tinggi dan ujung jaringan.

Mendukung skenario tersebut, sejumlah pekerjaan teknis juga disiapkan, yaitu:

  1. Pemasangan pipa baru OD 160 mm segmen GIA Residence – Bida 3.
  2. Pemasangan interkoneksi OD 110 mm di area Bida 3.
  3. Pemasangan boundary valve Rhabayu Attura.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain:
Renggali, Bintang Raya, Sambau, Bida 3, Mata Ikan, Wonderland, Yose, Polda, Taman Batu Besar dan sekitarnya.(*)

Exit mobile version