Setiap orang pasti menginginkan ketenangan batin. Apalagi, di tengah ingar-bingar kekacauan dunia yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Siapa yang tak ingin hidup tenang?
Menenangkan sistem saraf penting untuk menurunkan tingkat stres dan menjaga kesehatan secara menyeluruh. Dunia yang sibuk saat ini sering kali membuat kamu bergerak dengan kecepatan tinggi.
Terlalu banyak hal yang harus dijalani atau ada hal-hal yang tak berjalan dengan baik sering kali menyebabkan stres yang menumpuk.
Pergi berlibur ke tempat nun jauh di sana konon jadi salah satu solusi tokcer untuk menenangkan diri. Tapi, pergi berlibur juga sering kali membutuhkan biaya yang tak sedikit.
Sebenarnya, ketenangan bisa didapat dengan mudah jika kamu melakukan beberapa kebiasaan yang bisa mendukungnya. Melansir Your Tango, berikut beberapa kebiasaan sederhana yang secara alami dimiliki orang-orang yang memiliki sikap tenang. Kamu bisa mensonteknya.
1. Menjelajahi ASMR
Autonomous sensory meridian response (ASMR) membantu otak beralih ke kondisi yang menyenangkan dan rileks. Hal ini bisa dipicu melalui penglihatan, suara, dan sentuhan.
Ada banyak kanal-kanal YouTube yang memberikan pengalaman ASMR. Tapi selain itu, kamu juga bisa menggunakan cara sederhana di rumah tanpa koneksi internet.
Coba pecahkan gelembung-gelembung bubble wrap satu per satu. Cara ini bisa memberikan kamu pengalaman ASMR.
2. Berjemur
Berjemur di bawah sinar matahari punya banyak manfaat untuk tubuh. Paparan sinar matahari secara teratur selama 10-30 menit beberapa kali sepekan baik untuk kesehatan.
Sinar matahari dapat meningkatkan suasana hati dan memperbaiki berbagai kondisi kesehatan mental, menurunkan tekanan darah, dan memperpanjang umur.
Paparan sinar matahari penting untuk merangsang sel-sel fotosensitif di retina. Sel-sel ini terhubung langsung ke kelenjar pituitari, yang memengaruhi jam biologis dan pola tidur. Sel-sel fotosensitif juga berinteraksi dengan hipotalamus, yang mengatur sistem saraf.
3. Bermain dengan buku mewarnai
Mewarnai buku bergambar mungkin jadi salah satu kenangan di masa kecil. Tapi, apa salahnya jika kebiasaan itu dilakukan lagi saat dewasa? Kebiasaan ini bisa menjadi jalan menuju ketenangan batin.
Tak perlu pedulikan soal gambar apa yang diwarnai. Tapi, dengan menikmati prosesnya tanpa tekanan akan membuat kamu merasa lebih tenang.
Kegiatan mewarnai merangsang kerja sisi kanan otak yang berkaitan dengan kreativitas. Saat berkreasi, kamu akan memasuki kondisi di mana kamu melupakan kekhawatiran dan fokus pada prosesnya.
Mewarnai dapat membantu kamu mencapai kondisi pikiran yang lebih reflektif.
4. Pernapasan mendalam
Saat kamu duduk dengan tenang dan melakukan pernapasan mendalam, sistem saraf parasimpatis yang bertanggung jawab atas kemampuan tubuh untuk beristirahat akan diaktifkan. Hal ini juga menangkal respons stres ‘fight or run’ yang rentan dialami orang sibuk, sehingga membantumu menenangkan.
Selain itu, kamu juga bakal mendapatkan tambahan energi dari oksigen yang dihirup.
Bernapas mendalam selama 10 menit saja bisa membantu kamu lebih rileks dan mencapai ketenangan batin.
5. Mendengarkan burung berkicau
Mendengarkan kicau burung juga dapat memengaruhi sistem saraf parasimpatis untuk mengendalikan respons stres ‘fight or run’.
Burung sendiri akan berkicau saat mereka merasa aman, yang secara tidak langsung memberikan sinyal aman yang sama pada manusia yang mendengarnya. Kicauan burung membuat tubuh manusia merespons dengan mengurangi kewaspadaan terhadap bahaya dan bersantai.
Selain kicauan burung, beberapa suara lain juga diketahui dapat memberikan ketenangan seperti suara air, jangkrik, dan masih banyak lagi.
6. Berani bilang tidak
Seorang people pleaser cenderung melakukan hal-hal yang tidak diinginkan atau mengabaikan kebutuhan diri sendiri demi memuaskan orang lain. Hal ini menciptakan ketegangan internal karena kamu bimbang dalam menentukan respons dan merasa tidak punya pilihan.
Senang membantu orang lain memang jadi salah satu sikap baik yang perlu dimiliki setiap individu. Tapi, jangan sampai hal tersebut membuat kamu mengorbankan diri sendiri.
Kebiasaan selalu menyenangkan orang lain dapat menghilangkan kesempatan kamu untuk mendapatkan ketenangan batin. Itulah mengapa mulai saat ini kita harus belajar berani mengatakan ‘tidak’ pada sebuah permintaan yang dirasa tidak sesuai.
Dengan berkata ‘tidak’, artinya kamu mengutamakan diri sendiri. Mendengarkan suara hati dan memenuhi kebutuhan diri sendiri sangat penting untuk kesejahteraan mental.
Sumber: cnnindonesia.com
